1 Butuh Bantuan?

ROOTS BLOWER

ANLET Roots Blower Japan

Awalnya, hampir semua blower adalah tipe two-lobe, dan meskipun desain tipe three-lobe dipahami menawarkan keuntungan kebisingan dan getaran yang lebih rendah serta Efisien, namun konstruksinya sangat sulit. Anlet sendiri telah melakukannya hingga mampu menghasilkan blower dengan performa tinggi dengan biaya rendah menggunakan alat pemesinan rotor three-lobe yang telah dipatenkan.


Produk Anlet sebagai berikut:
  • Anlet Roots Blower
  • Anlet Roots Vacuum Blower (Type Dry dan Wet)
  • Anlet Dry Vacuum pump

Kami memberikan layanan yang sangat memudahkan & memuaskan konsumen:
  • Garansi Produk 18 Bulan
  • Ketersediaan Sparepart, Overhaul Unit dan Teknisi yang handal
  • Gratis Biaya Supervisi dan Komisioning (Pulau Jawa)
  • Gratis Biaya Pengecekan Berkala Selama 1 Tahun (Pulau Jawa)

Dengan kualitas yang diakui kehandalannya produk Anlet banyak digunakan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Waste Water Treatment Plant (WWTP), Aerasi, Equalisasi, Supply Udara Tambak Perikanan, Sewage Treatment Plant (STP), Sand Blasting, Transfer Material, Back Washing, Vacuum Packing Makanan, Vacuum Corrugated Box, Vacuum Molding dll.




Roots Blower ANLET BO

Type :
BO50 – BO125
Diameter Outlet :
2 Inchi – 5 Inchi (50 mm – 125 mm)
Pressure :
10 Kpa – 60 Kpa (1020 mmAq – 6000 mmAq) Tanpa Pendingin air
Capasitas :
0.83 m3/min – 15.8 m3/min
Power Motor :
0,75 Kw – 22 Kw

Accessories Standar Roots Blower BE-H:
Base, V Belt, Belt Cover, Pulley Motor, Pulley Blower, Pressure Gauge, Safety Valve, Inlet Silencer, Check Valve




Roots Blower ANLET BE-H

Type :
BE50E – BE400H
Diameter Outlet :
2 Inchi – 16 Inchi (50 mm – 400 mm)
Pressure :
10 Kpa – 80 Kpa (1020 mmAq – 8160 mmAq) Tanpa Pendingin air
Capasitas :
1.04 m3/min – 250 m3/min
Power Motor :
0,75 Kw – 280 Kw

Accessories Standar Roots Vacuum Blower BE-H:
Base, V Belt, Belt Cover, Pulley Motor, Pulley Blower, Pressure Gauge, Safety Valve, Inlet Silencer, Check Valve




Roots Blower ANLET BE-H

Type :
BE65H – BE150H
Diameter Outlet :
2.5 Inchi – 6 Inchi (50 mm – 125 mm)
Pressure :
-10 Kpa – -50 Kpa (-1020 mmAq – -5100 mmAq) Tanpa Pendingin air
Capasitas :
2.08 m3/min – 31.2 m3/min
Power Motor :
0,9 Kw – 37 Kw

Accessories Standar Roots Vacuum Blower BE-H:
Base, V Belt, Belt Cover, Pulley.




ECORATOR DIFFUSER

SEIKA Ecorator Japan (Cylindical Air Diffuser)

Seika Ecorator adalah diffuser dengan desain tegak (vertical). Dibuat untuk limbah dengan tingkat risiko tinggi. Ecorator merupakan jawaban bagi customer yang mengunakan diffuser membrane yang pengunaannya memerlukan cost yang tinggi saat pengantian periodik karena diffuser robek, tersumbat, maintenance lumpur dan lain lain.


Kami memberikan layanan yang sangat memudahkan & memuaskan konsumen:
  • Garansi Produk 24 Bulan
  • Tidak tersumbat karena outlet udara yang besar
  • Tidak ada endapan lumpur di dasar tangki karena mempunyai daya vaccum yang besar
  • Gelembung-gelembung udara yang dihasilkan halus akibat dari gaya mixing dan mendistribusikan oksigen secara merata
  • Hemat energi efek dari pressure loss ecorator yang kecil hingga beban blower menjadi berkurang
  • Tidak memerlukan maintenance karena tidak tersumbat, tidak perlu membersihkan lumpur di dasar kolam dan performance stabil
  • Material yang terbuat dari SUS304 dan PP tahan terhadap zat kimia
Customer Reference
  1. PT Ngoro Industrial Persada Mojokerto
  2. PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Semarang
  3. PT Sumber Sandang Arthoguna Solo
  4. PT Ultra Prima Abadi (Orang Tua Group) Jombang
  5. PT Nirwana Gunajaya Sentosa Bandung
  6. PT Cita Bahana Inti Persada Bandung
  7. PT Bima Jaya Bandung
  8. PT Leuwijaya Textile Bandung

ECO-1000
Material SUS + PP
Air Blow 0.7-1.4 m3/min
Agitation 6-7 m2
Water depth 2 m +

Ecorator Jr.
Material PP
Air Blow 0.15-0.3 m3/min
Agitation 1-2 m2
Water depth 1 m +


DEWATERING

Type Belt, Filter, and Screw Press

BELT PRESS DEWATERING

Belt filter press (BFP) adalah mesin dewatering yang menggunakan kain saring yang bergerak secara kontinyu untuk memisahkan zat padat dan cair sehingga menerapkan prinsip penyaringan kedalaman.

Kain saring digerakkan oleh motor listrik yang mengapit lumpur dan mengeringkannya dengan menekan lumpur dengan bergerak melalui serangkaian rol baja. Baik filtrat dan padatan lumpur dibuang terus menerus.

Belt Press dirancang dengan kapasitas mulai dari 20-kgDS / jam hingga 600-kgDS / jam.

Model tingkat lanjut dilengkapi dengan rotary drum atau pengental sabuk gravitasi untuk meningkatkan kandungan padat sebelum proses pengeringan.




FILTER PRESS WELL

Filter Press (FP) adalah mesin dewatering yang menggunakan prinsip depth filtration dengan menggunakan media filter untuk memisahkan padatan dan cairan.

Sludge dorong ke filter press dengan menggunakan Feed Pump. Padatan akan membentuk lapisan cake yang padat, sedangkan filtrat bening akan disalurkan keluar dari mesin. Proses dihentikan setelah cake jenuh pada tekanan tertentu yang kemudian harus dibuang dengan pembersihan.

Filter Press dirancang dengan kapasitas pemrosesan mulai dari 5-kgDS / batch hingga 5,500-kgDS / batch.

Varian mencakup fungsi manual hingga otomatis penuh mulai dari feeding, cleaning, membrane squeezing and cake discharging.




SCREW PRESS

Screw press (SP) adalah peralatan dewatering yang menggunakan prinsip percepatan sedimentasi dengan menggunakan rotor ulir yang menekan lumpur pada beberapa dinding ring.

Lumpur yang dikondisikan dimasukkan ke dalam ruang sekrup untuk proses thickening dan dewatering. Di dalam padatan akan dikonsolidasikan dengan mengurangi screw chamber volume dan dibuang di ujung, sedangkan filtrat dibuang sepanjang sekrup melalui celah antara dinding cincin.

Mesin press ulir dirancang dengan kapasitas pemrosesan mulai dari 6-kgDS / jam hingga 600-kgDS / jam.

Varian mencakup banyak sekrup untuk kapasitas besar dengan sistem injeksi dan dosis polimer otomatis gabungan. Unit skid tersedia untuk instalasi.



Hampir semua industri saat ini sudah banyak yang menggunakan mesin Root Blower sebagai alat pendukung baik pada proses produksi maupun untuk aerasi pada pengolahan air limbahnya. Sebenarnya mesin Root Blower ini masih masuk dalam kategori displacement compression atau kompresor udara perpindahan positif. Sebagaimana dalam dunia industri itu terdapat berbagai jenis kompresor, dan Root Blower sebagai salah satunya yang mulai banyak digunakan. Dikarenakan Root Blower mampu memberikan hasil yang optimal untuk berbagai situasi dengan kebutuhan dasar mengalirkan udara bertekanan rendah secara continue. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai apa itu Root Blower.

Daftar isi

Root Blower - Pengenalan dan Cara Memilih Root Blower

Apa itu Root Blower?

apa-itu-root-blower

Secara umum Boot Blower adalah mesin yang dapat menghasilkan aliran udara konstan dengan tekanan rendah. Nama Root Blower diambil dari nama penemunya Roots bersaudara, yaitu Philander Roots dan Francis Roots. Adapun nama Blower diambil dari kata blow yang mana artinya meniup. Pasalnya mesin Root Blower secara sederhana bekerja dengan cara menghisap udara dari inlet kemudian dikelola di dalam mesin terlebih dahulu sebelum nantinya didistribusikan melalui pipa.

Untuk mempermudah pemahaman kita mungkin saya akan mengatakan bahwa Root Blower adalah kompresor bertekanan rendah. Jadi alat ini merupakan kompresor yang prinsip kerjanya menggunakan pergerakan molekul dari zat yang ada pada sebuah alat. Dengan demikian, maka prinsip perubahan bisa terjadi untuk mendukung terjadinya pengompresan udara. Pada umumnya mesin Root Blower sering dimanfaatkan untuk membantu proses aerasi pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) maupun Tambak ikan yang membutuhkan pasokan oksigen lebih besar.

Apa Fungsi Root Blower?

fungsi-root-blower

Sebagaimana yang sudah kita bahas sebelumnya, bahwasanya Root Blower telah menjadi salah satu bagian penting dari banyaknya peralatan di dalam industri. Blower bertekanan rendah seperti ini sering digunakan pada berbagai macam aplikasi serta berbagai tujuan berbeda. Selain biasa dipakai untuk aerasi IPAL, mesin Root Blower ini juga biasa digunakan pada sistem pengangkutan pneumatik.

Jadi kesimpulanya mesin Root Blower ini memiliki fungsi yakni sebagai alat untuk membantu, memindahkan atau memudahkan proses pergerakan udara dari suatu ruang ke ruang lainnya. Yang mana nantinya udara hasil dari mesin Root Blower ini adalah sebagai bentuk proses transformasi yang lebih lanjut tidak hanya sebatas itu saja, melainkan juga mampu menyerap udara di luar (atmosfer). Dengan kegunaan yang lebih besar dan performanya yang verstalit dari mesin Root Blower ini maka tidak heran ketika alat ini menjadi sangat mudah ditemukan dipasaran saat ini.

Bagaimana Cara Kerja Root Blower?

cara-kerja-root-blower

Pada initinya prinsip kerja dari mesin Root Blower ialah perpindahan udara dengan volume yang lebih stabil dan bisa disesuaikan. Atau bisa kita disebut sebagai kompresor perpindahan positif, yang mana itu merupakan jenis kompresor yang paling umum digunakan saat ini. Ia bekerja dengan cara menarik udara dari luar, mengunci udara yang sudah masuk dan kemudian mengompresi udara dengan dua rotor yang terus berputar dan melewati rongga. Dengan seiring putaran, udara semakin bertekanan hingga mencapai tekanan yang sudah disetel baru kemudian udara hasil olahan mesin Root Blower bisa didistribusikan menuju aplikasi yang membutuhkan udara bertekanan rendah.

Dengan model rotor yang telah didesain dengan compact, kedua rotor yang memiliki 3 sirip dapat menciptakan enam siklus buangan dan masukan pada tiap satu putarannya. Root Blower dengan rotor 3 sirip memiliki ruang udara yang lebih kecil ketimbang 2 sirip, hal itu akan membuat kekuatan mekanis Root Blower jadi meningkat, meminimalisir fluktuasi beban, getaran, dan tingkat kebisingan yang lebih kecil. Mesin Root Blower yang terbaik umumnya tiap fasa rotor disinkronkan melalui timing gear dengan benar, supaya tidak menimbulkan kontak kedua rotor tersebut. Sehingga memungkinkan rotor untuk dapat digunakan pada kecepatan tinggi dengan tanpa adanya pelumasan internal. Adapun rotor juga tidak boleh terlalu renggang karena akan mengurangi efisiensi kerja dari Root Blower dan terlebih bisa menimbulkan tekanan balik. Selain itu efek dari rotor yang terlalu renggang juga bisa menimbulkan suara yang lebih bising dan mesin blower cepat panas.

Contoh Penggunaan Root Blower

contoh-penggunaan-root-blower

Berikut ini contoh penggunaan mesin Root Blower di dalam industri:

  1. Pabrik Air Mineral
    Dalam pabrik air mineral Root Blower dibutuhkan untuk membantu proses pengangkatan air dari tanah, menjernihkan air dan sekaligus meningkatkan kandungan oksigen dalam air, yang mana itu akan sangat membantu dalam pemurniannya.
  2. Peternakan Ikan / Udang
    Mesin Root Blower digunakan sebagai pompa udara untuk membantu sirkulasi oksigen dan menjaga oksigen tetap stabil dalam bak penampungan yang luas ataupun banyak, menggantikan mesin aerator kecil supaya lebih hemat listrik karena cukup dengan 1 unit blower saja bisa untuk mengcover banyak kolam bioflok ataupun tambak.
  3. Pabrik Pupuk Kompos
    Selain dari dua hal tadi, Root Blower bisa digunakan untuk pengomposan kotoran ternak. Cara kerjanya sendiri yaitu dengan memfermentasi kotoran-kotoran ternak. Atau lebih jelasnya aliran udara yang dihasilkan dari mesin Root Blower ini digunakan membantu proses fermentasi kotoran ternak, sehingga proses penghasilan pupuk akan lebih cepat, efetif dan sangat efisien.
  4. Pabrik Plastik
    Pada industri plastik, mesin Root Blower ini biasa diaplikasikan pada sistem pneumatic conveyor. Yaitu untuk membantu pengangkutan biji plastik atau bahan untuk pembuatan plastic dari tempat penampungan menuju mesin produksi. Dengan begitu produksi plastik bisa dilakukan dengan lebih cepat.
  5. Pengolahan Air Limbah
    Tentunya untuk penggunaan mesin Root Blower pada sistem pengolahan air limbah menjadi yang paling banyak digunakan. Peran Root Blower pada sistem aerasi IPAL sendiri menjadi suatu hal yang sangat penting karena banyaknya udara yang disuplai ke kolam aerasi menentukan hasil dari air limbah yang diolah

Bagaimana Cara Memilih Root Blower Agar Efektif?

cara-memilih-root-blower

Cara memilih Root Blower agar efektif, mungkin dari sub judul ini ada yang bertanya kenapa agar efektif. Karena sering kali, atau kebanyakan orang yang masih baru mulai memakai Root Blower membeli blower hanya karena butuh saja dan tidak tau harus beli yang sepeknya bagaimana, namun yang penting bisa nyala dan bisa keluar udara saja. Jadi jika kita hanya asal membeli saja maka dari sini akan ada 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama spek blower yang over, efeknya biaya listrik yang mahal menjadi pengeluaran yang boros. Kemungkinan kedua spek blower tidak memenuhi kebutuhan, efeknya sistem yang menggunakan Root Blower menjadi tidak bisa bekerja dengan optimal, hal itu bisa berakibat pada penurunan hasil produksi jika blower digunakan pada aplikasi sistem produksi, selain itu juga bisa berakibat pada hasil pengolahan air limbah yang tidak tercapai jika diaplikasikan pada sistem aerasi air IPAL, dan lain sebagainya.

Memang sebelum memutuskan untuk memilih Root Blower sebagai penunjang sistem yang akan maupun sedang dibangun alangkah baiknya kita memahami dengan betul baik mengenai Root Blower maupun sistem yang akan dijalankan, supaya tidak sampai terjadi salah pengaplikasian. Setelah memahami semuanya dan sudah memastikan untuk menggunakan mesin Root Blower maka Langkah selanjutnya adalah kita perlu menghitung berapa kapasitas dan tekanan udara yang dibutuhkan pada sistem yang sedang dibangun. Untuk rumusnya masing-masing sistem pasti ada rumusnya sendiri. Maka untuk lebih mudahnya bisa konsultasikan pada kontraktor yang akan atau sedang mengerjakan sistemnya. Namun jika tidak ada maka untuk lebih mudahnya bisa mencari refrensi lain yang sudah menggunakannya lalu tinggal disesuaikan perbandingannya sesuai dengan sistem yang sudah ada.

Namun jika masih kesulitan juga untuk menentukan spek Root Blower nya, jangan sungkan-sungkan untuk mengkonsultasikan kebutuhan Root Blower nya kepada kami PT. Yuan Adam Energi yang memang sudah lama menangani berbagai macam sistem baik di industri maupun perikanan yang menggunakan mesin Root Blower.